Gadis Genius Berusia 14 Tahun Diculik Oleh Pasangan Psiko, Siapa Sangka Setelah Diperkos4 Setiap Hari, Dia Berhasil Membalas Dendam Dengan Cara Menakjubkan Ini!

Ketika mendengar “penculikan anak”, kira-kira apa yang terbayang di pikiran kalian? Apakah seorang anak kecil yang pulang sendirian lalu diculik ketika sedang berjalan?

Ataukah ada seorang tak dikenal yang membujuk anak dengan permen agar mau ikut dengannya?

Baru-baru ini, di Utah, Amerika Serikat, terjadi penculikan yang mengejutkan. Seorang gadis 14 tahun bernama Elizabeth Smart tiba-tiba lenyap dari kamar tidurnya di malam hari.

Ia adalah seorang anak yang cerdas dan bertalenta, bahkan ia memenangkan penghargaan di bidang akademik dan olah raga.

Sebelum peristiwa penculikan itu, Elizabeth baru saja merayakan prestasi akademisnya bersama keluarganya.

Setelah selesai, ia kembali ke kamar untuk tidur bersama saudara perempuannya, Mary. Tak disangka, ia kemudian lenyap secara misterius!

Orang tua Elizabeth pun kemudian langsung melapor ke polisi. Polisi bersama relawan langsung melakukan pencarian, tapi hasilnya nihil. Pada akhirnya, pencarian pun dihentikan.

Jadi, di manakah Elizabeth? Belakangan diketahui bahwa yang menculik Elizabeth ternyata sepasang tunawisma, yaitu Brian David Mitchell dan isterinya.

Orang tua Elizabeth adalah orang yang baik hati. Mereka sering mempekerjakan para tunawisma di rumahnya untuk membantu melakukan beberapa pekerjaan.

Siapa sangka salah satu tunawisma itu kemudian menjadi pelaku penculikan anaknya.

Pada malam itu, Mitchell diam-diam masuk ke kamar Elizabeth dan mengancam Elizabeth menggunakan pisau agar Elizabeth mau ikut dengannya. Elizabeth kemudian diculik dan dibawa ke sebuah gubuk di tengah hutan.

Pada saat tim penyelamat melakukan pencarian dekat gubuk itu, sebenarnya Elizabeth sempat mendengar sebuah suara yang ia kenal, yaitu suara pamannya, yang memanggil namanya.

Namun, Mitchell mengancam Elizabeth agar tidak berteriak, kalau tidak Mitchell akan membunuhnya dan juga orang-orang yang mencoba menyelamatkannya.

Setelah tim penyelamat pergi, Mitchell membawa Elizabeth dan juga isterinya ke California.

Mitchell ternyata mengidap kelainan jiwa. Ia percaya bahwa ia adalah nabi yang harus menikahi 5 wanita dan juga selir.

Setelah menculik Elizabeth, ia memperkosanya setiap malam. Walaupun serasa hidup di neraka, Elizabeth dengan pintar terus mencoba mengambil hati Mitchell.

9 bulan kemudian, Elizabeth membujuk Mitchell untuk kembali ke Salt Lake City, agar ia memperoleh kesempatan untuk melarikan diri.

Ternyata, pada malam kejadian itu, saudara permpuan Elizabeth yang sekamar dengannya sempat terbangun dan diam-diam mencatat ciri-ciri Mitchell yang menculik Elizabeth.

Ia juga kemudian teringat bahwa Mitchell adalah salah satu tunawisma yang pernah membantu memperbaiki atap rumahnya. Sejak itu, Mitchell pun menjadi tujuan nomor satu dalam daftar pencarian orang.

Sehingga, ketika ia membawa Elizabeth kembali ke Salt Lake City, polisi pun bisa dengan cepat mengenali dan menangkapnya. Elizabeth pun akhirnya dikembalikan pada keluarganya.

Inilah Mitchell dan isterinya.

Walaupun Mitchell sempat mencoba menghindari hukuman karena alasan gangguan jiwanya itu, namun ia tetap divonis hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2011, sedangkan isterinya divonis hukuman 15 tahun penjara.

Sedangkan Elizabeth beruntung karena punya keluarga yang hangat, sehingga ia bisa pulih dengan cepat dari trauma yang ia alami selama 9 bulan tersebut.

Semua orang pun kagum akan kecerdikan Elizabeth sehingga bisa lepas dari cengkraman penculik.

Inilah Elizabet saat ini. Ia sudah menikah dan memiliki seorang putri. Ia juga sering memberi motivasi pada korban kekerasan seksual dan juga menghimbau masyarakat untuk waspada.

Bahkan, Elizabeth sempat menemui Mitchell dan berkata:

“Saya ingin Anda tahu bahwa saya menjalani kehidupan yang sangat baik sekarang. Anda tidak bisa lagi mengendalikan semua tindakan saya.

Tapi Anda tetap harus mempertanggungjawabkan apa yang Anda lakukan sembilan bulan ini terhadap saya selama sisa hidup Anda. Saya harap Anda siap saat waktunya tiba nanti.”

Sumber: hottime

Gadis 14 Tahun Ini Setiap Hari Diam di Pondok Rumah Sambil Melukis Gambar. Siapa Sangka Ketika Ibunya Melihat Hasil Gambar Tersebut Dia Pergi Lapor Kepada Polis

Seorang gadis 14 tahun di Thailand mengalami kekerasan seksual selama bertahun-tahun oleh tetangganya.

Ibu gadis tersebut tidak sadar hingga pada suatu hari ia melihat ada yang aneh dengan gambar putrinya itu.

Akhirnya, gadis itu pun dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Temuan menakjubkan pun ditemukan.

Gadis itu menceritakan bahwa selama 7 tahun belakangan, setiap kali ibunya tidak berada di rumah, tetangga laki-lakinya yang berumur 75 akan datang, mengintimidasi, dan melakukan kekerasan secara seksual.

Setiap kali setelah mengalami hal itu, gadis tersebut akan menjadi pendiam, lalu ia akan diam di sudut rumah dan menggambar gambar yang aneh. Belakangan ibunya pun curiga dan bertanya pada putrinya itu.

Gadis itu menggambar dirinya sendiri sedang menangis dan bahkan menggambar sesuatu menyerupai alat vital laki-laki.

Awalnya gadis itu tidak berani mengatakan, namun di bawah dorongan ibunya akhirnya ia berani menceritakan semuanya.

Gadis itu bahkan mengaku diberi obat merk “Lamivir” oleh tetangganya tersebut, yang diketahui sebagai obat untuk penderita AIDS. Setelah diperiksa di rumah sakit, ternyata gadis itu positif menderita AIDS.

Ibu gadis tersebut sangat geram dan melaporkan tetangganya pada polisi. Akhirnya pria berusia 75 tahun itu pun ditangkap dan ditahan di kantor polisi untuk pemeriksaan selanjutnya.

 

Sumber: teep